Selasa, 05 Februari 2019
4 Kampung Islam di Bali yang Wajib Kamu Masukan Daftar Kunjungan Wisata Religi
Bali banyak dikenal sebagai pulau yang mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu. Namun, siapa sangka ditengah tengah kehidupan tradisi agama Hindu yang cukup kuat, ada beberapa tempat di Bali yang menjadi wilayah dengan mayoritas penduduknya beragama islam.
Qupas menemukan ada 4 kampung islam yang ada di Bali. Hal itu sebagai bukti bahwa hidup bertoleransi di Indonesia yang sangat bisa dilakukan. Mengingat banyaknya fenomena yang muncul akibat perbedaan beragama yang saat ini sering terjadi
1. Kampung Loloan, Jembrana
dia_id=
travel.kompas.com
Kampung Loloan, Jembrana berada sekitar 90 kilometer dari kota Denpasar. Kampung ini terkenal karena mayoritas warganya yang memeluk agama muslim. Sebagian dari masyarakat yang tinggal di kampung ini berasal dari suku Bugis dan Melayu. Dahulu, ada beberapa prajurit dari Bugis yang menganut agam islam. Kemudian, para prajurit tersebut memilih untuk menetap disebuah kampung pinggir pantai, yang sekarang ini menjadi kampung dengan muslim terbesar di Bali.
2. Kampung Pegayaman, Buleleng
dia_id=
royteguhmusa.wordpress.com
Kehidupan muslim disini sama dengan kehidupan muslim pada umumnya. Namun, yang membedakan hanyalah tempat ibadah umat muslim yang ada di kampung Pegayaman masih memelihara dengan baik simbol-simbol keagamaan adat Bali. Selain itu, penggunaan nama bali untuk warga muslim juga masih digunakan. Hal itu yang membuat kehidupan beragama di kampung ini terlihat sangat harmonis.
3. Kampung Gelgel, Klungkung
dia_id=
kampungislamgelgel.com
Menurut sejarah dan beberapa tokoh yang ada di Bali, kampung Gelgel merupakan kampung muslim tertua di Bali. Kampung Gelgel yang kemudian menumbuhkan beberapa komunitas islam yang ada di pulau Bali. Di kampung ini, berdiri Masjid Nurul Huda yang menjadi masjid tertua di Bali.
4. Kampung Kecicang Islam, Karangasem
dia_id=
kecicangislam.blogspot.coid
Nama kecicang adalah sebuah bunga bewarna putih yang biasa dimasak oleh masyarakat setempat. Kampung ini berada di perbatasan Banjar Kecicang Bali dan Banjar Triwangsa. Pertumbuhan penduduk yang cepat membuat beberapa masyarakatnya memilih untuk mencari pekerjaan di luar kampung Kecicang. Selain itu, kampung Kecicang memiliki kesenian berupa Tarian merupakan hasil akulturasi budaya Bali dan Timur Tengah.
Ditengah-tengah ritual dan kepercayaan warga Hindu yang menetap di Bali sangat kuat, namun mereka bisa juga bertoleransi tinggi pada yang beragama lainnya. Empat kampung di atas membuktikan bahwa masyarakat kita masih memiliki empati dan simpati yang tinggi terhadap orang dengan kepercayaan yang berbeda.
(sumber : qupas.id 2018)
(sumber : qupas.id 2018)
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar